Audit & Bersihkan Backlink Racun (Toxic) Website Anda

Audit website begitu penting jika Anda ingin mendapatkan hasil optimasi SEO yang bagus. Mengaudit website terkait SEO bukan hanya pada bagian onpage atau onsite tapi juga offpage atau backlinks Anda bahkan ini bagian paling penting karena bisa saja justru kompetitor Anda yang memasangnya.

Beberapa ulasannya sudah Kami tulis dalam rangkuman sebagai berikut:

 

Audit website bisa saja Kamu setting jadwalnya, bisa sebulan sekali atau sebulan dua kali. Selain terjadwal, tentu juga dibutuhkan mengaudit website sesegera mungkin manakala banyak kata kunci atau keywords dalam website Anda turun (drop).

 

Analisa Faktor Penyebab Rank Turun

  1. Berikut ini cara menganalisa faktor penyebab rank atau posisi search engine result page (SERP) turun:
  2. Hal apa yang Anda lakukan beberapa hari sebelum banyak kata kunci turun? Pastikan dari sisi perubahan yang dilakukan pada website maupun backlink yang baru terpasang dalam beberapa hari lalu.
  3. Cek halaman url atau permalink apa saja yang banyak terjadi penurunan secara signifikan atau bahkan di deindeks oleh Google.
  4. Track backlink dari halaman permalink yang banyak kata kuncinya turun dari halaman Google.

 

Action atau Cara mengatasinya

  1. Lakukan perubahan secara bertahap. Sebenarnya Anda bisa saja melakukan perbaikan sekaligus baik dari sisi onpage maupun offpage. Tapi dengan melakukan ini otomatis akan sulit menentukan faktor penyebab utama SEO website Anda turun.
  2. Tunggu efeknya lebih kurang 3 – 1 minggu, jika masih belum ada perubahan maka lakukan pembenahan faktor lainnya. Anggaplah melakukan perbaikan onpage dulu, ketika belum ada perubahan segera benahi offpage (backlinksnya).

 

Analisa Faktor Offpage dan Onpage

  1. Sedikit bocoran cara mudah memastikan faktor penyebab kenapa rank kata kunci turun bahkan hilang dari pencarian. Caranya adalah, jika onpage biasanya ranknya tidak turun secara signifikan dan dibanyak keywords serta tidak ada halaman yang sampai dideindeks (jika Anda memakai tool rank tracker posisi bisa mendetek historinya).
  2. Faktor lainnya jika Anda memakai wordpress, banyak databse yang tumpang tindih, sampah baik dari gonta ganti plugin maupun seringnya edit konten dan tidak sinkron dengan sistem cache.
  3. Faktor onpage lainnya biasanya kesalahan redirect, banyaknya 404 file yang tertanam di internal link, duplikat konten, duplikat title tag dan meta description.
  4. Jika faktor offpage biasanya adalah, banyak kata kunci turun berbarengan dan bahkan sampai di deindeks. Perhatikan juga kabar tentang updated algoritma Google di media atau website yang bahas khusus tentang SEO. Jika history SERP turun berbarengan updated Google biasanya sangat erat hubungannya dengan backlink Anda.
  5. Faktor offpage lainnya adalah over optimize kata kunci (anchor text yang ditargetkan terlalu banyak, exact dan terus menerus).

 

Tips dan Trik Offpage (Backlinks)

  • Saat ini memang harus hati-hati dalam memberikan backlink pada website Anda mengingat bahwa Google masih sangat ketat akan hal ini. Minimal harus ada satu orang yang memegang peran sebagai quality kontrol untuk urusan offpage.
  • Setiap team SEO bagian offpage (jika perusahaan Anda terdiri dari team yang agak gemuk di SEO) terkadang dikejar report backlink. Hal ini bukan saja terjadi untuk client side tapi juga di agency SEO.
  • Pastikan backlink tetap bersih dari web spam, meskipun Anda melakukan placement blogger berbayar dan cukup aman, pastikan tidak ada (minimalisir) placement ke blog dengan nama tidak jelas (biasanya bekas expired domain).
  • Memang tidak dipungkiri sejak laris manisnya blog placement, banyak yang tanam aset dengan membangun blog-blog dari bekas expired domain yang biasanya domain authoritynya masih cukup besar.
  • Jangan pernah terpaku dengan domain authority, sebelum melakukan placement blog, cek nama domain atau bersamaan dengan http nya di google. Jika tidak terindeks, bisa dipastikan domain itu bisa jadi racun (toxic) website Anda.
  • Untuk team seo bagian offpage nya harus selalu updated mengenai jenis backlink apa yang disukai Google. Jangan sampai database backlink-backlink lama Anda tidak updated karena ada banyak free web 2.0 yang sudah turun authoritynya atau bahkan dideindeks oleh Google. Begitu juga jika Anda memakai jasa “PBN” abal-abal. Kenapa abal-abal? karena arti sebenarnya dari PBN adalah “private” yang otomatis link out hanya untuk website Anda atau website tier Anda sendiri, bukan sekelompok orang yang bebas ngebacklink.
  • Jika di team SEO Anda ada yang dari eks agency SEO, pastikan untuk selalu merawat free blogpost nya dan bersihkan link di artikel terdahulu semuanya (bekas optimasi klien Anda).
  • Biasanya ada banyak seo specialist yang agak malas untuk merapihkan free blog tempat tanam backlink, baik itu update atau paling tidak membersihkan link out terdahulu. Ini sangat penting karena ketika Anda ngebacklink dari blog tersebut justru membahayakan website yang baru dibacklink itu.

 

Spesial bagi SEO Analyst

Peran SEO analyst sangat penting, selain sebagai data mindset juga bisa berperan sebagai quality control SEO terutama offpage (ibarat editor lah kalau dimedia).

Sebagai SEO analyst harus benar-benar memiliki ketajaman tingkat analisa baik lewat data maupun strategy, karena mereka juga bisa jadi bagian dari penentu kebijakan strategi.

SEO analyst harus memiliki kemampuan dan pengetahuan teknis search engine optimization (SEO) secara dalam, selalu mengikuti update terkini. Namun begitu, seorang SEO analyst juga harus melakukan A/B testing, trial error baik onpage maupun offpage (cukup di web yang berbeda saja).

 

Kesimpulan / Rangkuman

  • Rutin melakukan audit website
  • Audit segera onpage offpage manakala terjadi banyak penurunan peringkat posisi di mesin pencari.
  • Analisa faktornya, lakukan pembenahan bertahap dimulai dari onpage / onsite lalu offpage.
  • Perhatikan seberapa banyak drop nya, jika banyak dan terpental jauh atau bahkan di deindeks, biasanya dari offpage. Kenapa bukan dari onpage? Karena bahkan halaman 404 saja yang eksis lebih dari seminggu masih bisa bertahan di posisinya, andai turun posisi pun, paling sedikit. Bahkan masih bisa naik loh kalau Anda cek di tool keyword posisi tracker.
  • Faktor onpage yang paling berbahaya dan mengalami banyak penurunan kata kunci drastis biasanya adalah duplikat title, meta descritption dan konten (baik internal maupun eksternal) dan database konflik.
  • Jika berbarengan dengan updated algoritma Google biasanya dari offpage.
  • Ada yang mengawasi (quality control) backlinks.
  • Upgrade skill team, pastikan database backlinks diperbaharui, edit link out dari website lama yang pernah dioptimasi baik dari PBN Anda maupun blog gratis (free blogpost).

 

Catatan

Sedikit tambahan, updated Google terkini lebih menyasar ke backlink Anda terutama paid link. Jadi lebih berhati-hati jika ingin melakukan paid link. Jika Anda melakukan over optimize (exact anchor text terlalu banyak) sebenarnya masih bisa dinetralisir dengan cara saat memberikan backlink baru, perbanyak anchor text natural, brand, keyword plus brand). Jika terlalu banyak dofollow, Anda juga bisa dengan menambahkan backlink baru dari website nofollow.

 

Jika sering menjumpai perubahan landing page / permalink url target untuk keywords tertentu di Google untuk website Anda, ada beberapa faktor yang mempengaruhi yaitu:

Onsite / Onpage:

a) Ada duplikat konten yang serius terkait dengan landing page tersebut sehingga terjadi cannibalism. Serta duplikat eskternal dari website lain (bisa artikel Anda yang di copy atau bisa juga karena Anda meng-copy artikel website lain).

b) Kurang konsisten dalam internal linking anchor text untuk target permalinknya.

c) Struktur website (terutama pengkategorian) berantakan.

d) Terblokir noindex http header tag, meta robots, atau robots.txt file (kecil kemungkinan terjadi).

Offpage:

a) Over optimize untuk landing page / permalink url tersebut. Bisa kurang diversity anchor text, terlalu banyak exact keywords, terdeteksi aktifitas spam (backlink dari PBN gado-gado, PBN salome yang hampir setiap posting ada link out, atau di free blog yang sudah di deindeks google).

b) Negative SEO oleh kompetitor.

 

Pagespeed

Faktor pagespeed website memang cukup mempengaruhi faktor SEO ranking. Tapi jangan terlalu serius hingga habis waktu Anda untuk hal ini. Persentase faktor pagespeed masih sangat kecil.

Jika ingin serius dengan pagespeed, mulailah review hosting tempat website Anda. Jika memang sudah waktunya upgrade sebaiknya upgrade. Perhatikan juga uptime-nya, cek melalui tool audit seperti screaming frog, jika terlalu banyak sinyal error connection timeout 504, 522 maka perlu dipertimbangkan untuk upgrade / pindah hosting.

Jika tidak bisa, sulit atau tampilan website berantakan jika optimasi pagespeed, benahi faktor pentingnya saja yang benar-benar menguras server hosting Anda.

Dan yang tidak kalah pentingnya adalah bersihkan & optimize database website Anda, jika pemakai wordpress bisa menggunakan plugin WP Optimize.

 

Tools / Peralatan

Free:

Screaming Frog, Aplikasi ini sangat powerful untuk audit website Anda, versi gratis maksimal hanya 500 URL crawl termasuk gambar, kategori, arsip dan lainnya.

Dead link checker, Tool online yang sangat bagus untuk cek file error 404 atau error lainnya dan di internal link kemana saja. maksimal 2000 URL crawl.

SEO Spyglass, Aplikasi yang berguna untuk audit dan review backlink toxic website Anda atau sekedar check backlink.

Ubersuggest, sangat bagus untuk riset kata kunci serta beberapa analisanya.

Berbayar:

Ahref, Sangat ampuh untuk keseluruhan keperluan SEO website.

Nighwatch, Tool rank tracker position yang ringan, cepat,valid dan lumayan murah. Alternatif bisa juga positionly.