Gambar Upload di WordPress Bisa Merusak SEO Website Anda

CMS WordPress atau WP memang salah satu yang paling banyak dipakai oleh website di seluruh dunia selain karena sistem management yang mudah tapi juga didukung oleh banyak plugin pendukung performanya. Namun ada banyak kesalahan fatal baik itu karena ketidaktahuan ataupun juga faktor lupa, karena manusia tidak luput dari lupa kan.

Kesalahan yang sering terjadi tersebut salah satunya adalah attachment atau upload gambar di media librarinya maupun dalam artikel. Ketika Anda ingin upload gambar dan tidak diseting terlebih dulu url gambar tersebut maka secara default wordpress gambar tersebut akan membuat halaman sendiri layaknya artikel post blog wordpress Anda, selain url mandiri dari gambar tersebut.

Kita ambil contoh Anda ingin upload gambar kereta dengan nama file “locomotive” dalam artikel blog wordpress, jika Anda tidak seting terlebih dahulu di menu upload tersebut dengan pilihan “none” atau “file url” maka otomatis wordpress akan membuat halaman layaknya postingan untuk gambar tersebut sehingga permalink dan judul halaman yang terbentuk dari attachment image tersebut menjadi “Blog-Anda.com/locomotive/” tergantung dari seting permalink di pengaturan WP Anda, jika di pengaturan permalink WP kamu /%postname%/.html maka URL halaman yang terbentuk tersebut menjadi “Blog-Anda.com/locomotive.html” (sesuai nama gambar yang diupload), diluar dari url gambar itu sendiri “Blog-Anda.com/wp-content/uploads/tahun/bulan/locomotive.jgp

attachment-pages-url

wordpress-attachment-page
Dengan halaman yang hanya berisi gambar tersebut tentu menjadi parasit dan bumerang kesehatan website wordpress Anda sehingga sangat mempengaruhi pengoptimalan SEO nya. Apalagi jika Anda main ads seperti adsense, tentu sangat buruk efeknya bisa-bisa akun adsense Anda di banned karena dianggap menyalahi TOS karena hanya gambar tanpa teks sama sekali.

Hal inilah yang banyak terjadi ketika website klien jasa seo kami memakai CMS WordPress. Bayangkan jika website kamu sudah posting 100 artikel dengan masing-masing 1 gambar saja sudah terjadi 100 permalink seperti posting baru dari gambar tersebut, bagaimana jika gambar yang diupload lebih dari 1 ? atau bahkan 3 sampai 5 gambar dalam satu artikel post? belum lagi file gambar dari themes bawaan serta dari plugin seperti portfolio juga, dan pastinya kalau kamu beli themes premium pasti termasuk WooComerce dan contoh produk serta gambar, WOW, amazing banyak banget kan ?

Jadi jangan heran jika kamu lihat halaman yang terindeks di Google webmaster tool atau search Console mu lebih hingga ratusan atau bahkan ribuan, belum lagi jika kamu memakai themes premium dan import demo themesnya dimana terdapat banyak gambar bawaan, hmmm amazing.

Hal-hal seperti ini harus segera dibenahi jika memang benar-benar ingin menerapkan website yang SEO friendly, lakukan audit sesegera mungkin. Jika isi halaman website msih sedikit, bisa menggunakan google dork seperti “site:web-anda.com” tanpa tanda petik. Tapi jika sudah terlanjur banyak, kamu bisa memakai metode memakai plugin atau langsung edit file php di file manager cpanel website, detailnya bisa baca di artikel How to Hide Media Attachment Pages in WordPress.

Jika kamu pakai plugin Yoast SEO for WordPress, pada seting pilih SEO -> Advance dan klik tab permalink, pilih enable option “redirect attachment URLs to parent post URL” dan simpan.

Jika tidak mau pakai plugin, bisa melalui file manager di cpanel web, klik file manager dan cari file image.php (dalam folder themes kamu) atau di menu Appearance ->Editor dan cari file image.php dan tambahkan kode berikut:

<?php
global $post;
if ( $post && $post->post_parent ) {
wp_redirect( esc_url( get_permalink( $post->post_parent ) ), 301 );
exit;
} else {
wp_redirect( esc_url( home_url( ‘/’ ) ), 301 );
exit;
}
?>

Jika tidak ada akses ke cpanel, bisa dengan edit file function.php lalu tambahkan kode berikut (dibawah aja) dan jangan lupa backup dulu kode file function.php web kamu.

function myprefix_redirect_attachment_page() {
if ( is_attachment() ) {
global $post;
if ( $post && $post->post_parent ) {
wp_redirect( esc_url( get_permalink( $post->post_parent ) ), 301 );
exit;
} else {
wp_redirect( esc_url( home_url( ‘/’ ) ), 301 );
exit;
}
}
}
add_action( ‘template_redirect’, ‘myprefix_redirect_attachment_page’ );

Saya hanya mencontohkan web yang memakai web server Apache, Untuk LiteSpeed atau Nginx bisa cari banyak tutorialnya di google.

Ubah Setting Default Saat Upload Gambar

Memakai cara dari artikel hide media attachment pages diatas sebenarnya sudah otomatis mengubah default url saat kamu ingin upload gambar, tapi jika ingin memastikan lagi atau kamu tidak ada akses ke cpanel tapi tidak mau memakai plugin, gunakan cara sederhana berikut:

  1. Login di dashboard wordpress
  2. Buka tab baru dan pastekan url ini di browser domainmu/wp-admin/options.php (ganti domainmu dengan web Anda)
  3. Cari bagian image_default_link_type dengan cara tekan Ctrl + F
  4. Ubah seting nya sesuai keinginan mu, sebaiknya pilih “post” atau “none” karena jika memilih selain itu ada kemungkinan orang nanti akan pajang image Anda di website mereka istilah nya disebut “hot linking”. Hot linking tidak berefek ke SEO Anda tapi efeknya ke memberatkan server hosting, bayangkan jika yang memasang image kamu itu web dengan trafik tinggi. Bisa saja pilih attachment atau file jika kamu sudah men disable hot linking dengan cara pasang kode berikut di file .htaccess Anda. Jadi orang tidak bisa pasang url image tersebut di artikel mereka seperti <img src=”url gambar di website Anda”> dan jika mereka dapat gambar tersebut dari mesin pencari, saat mereka klik gambar otomatis di redirect ke homepage kamu.

RewriteEngine on
RewriteCond %{HTTP_REFERER} !^$
RewriteCond %{HTTP_REFERER} !^http(s)?://(www\.)?domainmu [NC]
RewriteRule \.(jpg|jpeg|png|gif)$ – [NC,F,L]

Hapus Gambar yang tidak perlu

Untuk gambar yang tidak terpakai di blog wordpress sebaiknya hapus saja, bisa melalui dashboard WP, klik media. Tapi sebelum melakukan penghapusan, sebaiknya buat dulu file attachment.php di directory themes (file manager cpanel), caranya buka file manager lalu cari folder public_html -> wp-content -> themes -> pilih theme yang sedang dipakai, lalu buat file dengan nama attachment.php, isi file tersebut dengan kode berikut:

<?php
$attached=$post->post_parent;

if($attached==0) {
wp_redirect(get_bloginfo(‘url’), 307);
exit();
}
else {
wp_redirect(get_permalink($attached), 301);
exit();
}
?>

Tujuannya adalah ketika gambar dihapus maka url nya akan otomatis ke redirect ke halaman post / page tempat gambar tersebut di upload atau jika tidak di upload di page / post tapi melalui media langsung, maka otomatis akan di redirect ke homepage website wordpress Anda.

Hal yang Harus Diperhatikan Oleh Webmaster & Admin Blog

  • Jika memang baru ingin membuat website memakai CMS wordpress, sebaiknya setelah install themes segera seting di pengaturan, umum (general) dan centang Block search engines from indexing this site “jangan di indeks”, otomotis file robots txt website menjadi Disallow: / hingga website benar-benar siap, bersih dan generat sitemap.xml.
  • Webmaster harus mengarahkan admin blog nya agar selalu memilih “none” “post url” atau “file url” ketika upload gambar di artikel. Tapi yang namanya manusia biasanya pasti ada lupanya jadi lebih baik jika webmaster langsung seting saja di cpanel atau memakai plugin seperti yoast dll.
  • Lakukan Audit kesehatan SEO situs secara berkala, bisa 6 bulan sekali atau lebih biar performa tetap baik
  • Lakukan pembenahan jika memang ditemukan terlalu banyak error 404 atau kesalahan seo onsite lainnya dalam website.

Artikel ini kami dedikasikan untuk mereka yang benar-benar ingin peduli dengan SEO terutama perusahaan yang biasanya cuek atau kurang peduli dengan seo onsite. Kesehatan seo onsite sangat-sangat penting dan benar-benar mempengaruhi performa optimasi search engine optimization.