Memahami Konten untuk Agensi SEO

konten seo

Membicarakan tentang website adalah membicarakan tentang konten. Karenanya, semua keputusan dalam membangun website haruslah dibuat dengan konten sebagai fondasinya. Dengan konten sebagai titik pusatnya, proses membangun website akan lebih efisien, dan klien akan menerima produk yang berkualitas. Artikel ini ditulis dari perspektif seorang developer website yang ditujukan kepada perusahaan-perusahaan SEO yang menawarkan layanan menaikkan peringkat dalam hasil pencarian. Untuk memberikan konten ke mesin pencarian, konten haruslah dikategorikan dan dijabarkan dengan benar. Ini berarti Anda harus mengerti mengenai HTML pada tingkat tertentu.

Mengapa HTML Relevan?

Karena semua konten diterjemahkan menjadi HTML. Beginilah cara browser menjabarkan halaman konten agar orang bisa membaca, dan cara crawler mesin pencarian memecah-mecah dan mengindeks konten. Contohnya, crawler mesin pencarian mengetahui tag H1 pada sebuah halaman adalah judul konten. Maka, tidak perlu menebak atau menghabiskan waktu untuk hanya mencabut nilai H1 dan mengindeksnya dengan benar. Untuk menyusun konten, Anda perlu memiliki pegangan pada HTML dan bagaimana hal itu diterjemahkan dari CMS Anda.

Bagi seorang developer, masalah dengan HTML adalah membosankan. Kami menulis kode untuk membangun aplikasi dan aplikasi web kustom untuk melakukan hal-hal yang keren dengan menggunakan PHP, JavaScript, atau bahasa pemrograman apapun yang kami gunakan saat itu. CMS kami gunakan untuk menangani render (penerjemahan) HTML. Kadang-kadang kami harus menyentuh HTML juga, tapi tidak jarang untuk membangun sebuah website kustom, kita tak perlu menyentuh apapun, cukup biarkan CMS yang mengerjakan hal-hal tersebut.

Bagi yang bukan seorang developer, HTML sangat bersifat teknis. Nah, sejak CMS melakukan banyak hal dalam menangani rendering HTML, orang-orang yang bukan developer tak perlu banyak berpikir lagi. Ini tentu hal yang baik dan itulah mengapa CMS banyak digunakan sebagai pegangan utama.

Jika Anda telah berkutat di dunia website selama beberapa waktu, Anda tentu ingat di pertengahan hingga akhir tahun 1990-an saat Anda akan membuat konten. Anda mungkin akan membuka teks dokumen di Notepad dan menuliskan sejumlah HTML dasar dengan tag H1, tag P untuk paragraf, kemudian menyimpan dokumen dengan tambahan “.html” di ujung nama dokumen, dan setelah itu selesai. Anda tidak begitu peduli dengan kontennya atau bagaimana konten tersebut di-indeks. Anda hanya ingin teks Anda tampil di halaman website.
Jika Anda menulis konten, kapan terakhir kali Anda harus berhubungan dengan HTML? Mungkin hanya sebentar saja. Sama juga keadaannya dengan kebanyakan perusahaan SEO saat ini. Ini tentu baik tapi seiring dengan pemahaman bagaimana konten disusun, kedekatan dengan HTML jadi hilang. Ini seperti menjadi mekanik tapi tidak tahu bagaimana mesinnya bekerja.
Anda harus memahami HTML untuk mampu memberikan layanan SEO ke klien Anda.

Kosakata Schema.org

Pemahaman tentang HTML kembali ke titik awal dengan schema.org, kosakata standar yang diciptakan melalui kolaborasi dengan mesin pencarian utama. Kosakata ini tertanam di dalam HTML konten dan mendeskripsikan konten ke mesin pencarian. Jika klien Anda memiliki konten yang menggambarkan tentang kegiatan mencicipi makanan, Anda akan menggunakan kosakata schema.org “KegiatanKuliner” untuk menjabarkan komponen kontennya. Saat Google dan Bing bekerja menjelajahi konten ini, mereka akan tahu dengan pasti apa itu, dan akan mengetahui bagaimana menampilkannya dengan benar dalam hasil pencarian yang relevan.
Kelemahan lainnya yang tak dilihat oleh kebanyakan perusahaan SEO adalah bagaimana konten berhubungan dengan konten lainnya. Website benar-benar hanyalah sebuah website, namun kontennya-lah yang berhubungan dan bertautan bersama-sama.

Menggunakan kegiatan mencicipi makanan sebagai contohnya, mungkin ada beberapa sponsor yang bertanggung jawab memberikan donasi pada kegiatan tersebut yang ditampilkan dan ditautkan pada halaman kegiatan di website. Sponsor-sponsor ini memiliki jenis kontennya sendiri-sendiri dan kosakata kegiatan “CicipKuliner” memungkinkan jenis-jenis konten tersebut berhubungan. Saat mesin pencarian mengkompilasi konten ini, mereka akan mengerti bagaimana situs ini terkait bersama-sama.

Ini seharusnya sudah jelas bahwa setiap agensi SEO yang bertugas membantu Anda menaikkan posisi Anda dalam mesin pencarian haruslah memberikan perhatian pada kosakata schema.org dan strategi bagaimana menggunakannya. Strategi konten dari agensi SEO Anda seharusnya tidak didasari pada mencoba mempermainkan sistem dengan backlink, kata kunci, dan sebagainya.

Adalah logis untuk menggunakan schema.org secara publik yang dianjurkan oleh mesin pencarian. Saya paham tidak ada yang tahu bagaimana algoritma pencarian Google bekerja, kecuali Google sendiri. Selama bertahun-tahun, saya telah mendengar agensi SEO mengatakan mereka memiliki beberapa pandangan atau pengetahuan tentang cara kerja Google. Ketika saya diberitahu tentang hal ini, saya selalu meminta untuk melihat kode sumber Google untuk membuktikan klaim mereka. Tentu, kode sumber ini tidak pernah diproduksi. Jika pernah diproduksi, saya yakin pengacara-pengacara Google akan sangat tertarik.

Dengan kata lain, tidak ada cara untuk bermain-main sistem dengan Google. Mereka terlalu pintar dan terlalu canggih, dan mereka tahu kapan website Anda menggunakan teknik-teknik curang. Mereka mengubah algoritma secara berkala, dan agensi-agensi SEO yang berpikir bahwa mereka memiliki pola akan terkena getahnya. Namun satu hal yang pasti, sebuah website perlu fokus pada konten yang orisinal dan bagus.

Apa itu Konten?

Saya mendefinisikan konten sebagai media apapun yang dapat dikonsumsi dengan membaca, mendengar atau melihat. Sepotong konten terdiri dari data-data. Sebuah video misalnya, memiliki gambar bergerak, judul, dan deskripsi. Anda tidak hanya akan menggunakan schema.org untuk menjelaskan tentang video tersebut, namun juga dapat menggunakan berbagai sifat kosakata schema.org yang disediakan untuk jenis konten tersebut untuk menggambarkan data konten. Sebuah artikel atau blog dapat terdiri dari judul, badan teks, tag, pengarang, dan tanggal publikasi. Anda dapat menjabarkan komponen-komponen ini dengan kosakata schema.org untuk membuat pekerjaan menjelajah dan mengindeks konten lebih mudah bagi mesin pencarian.

Tidak ada ilmu pasti untuk menyusun strategi dan mengatur konten. Konten dapat dibuat dari cuplikan-cuplikan data yang tak terbatas, dan dapat disajikan dalam tata letak apapun yang tak terbatas. Dibutuhkan usaha untuk menggali konten klien Anda dan ini harus jadi fokus utama Anda sebagai perusahaan SEO.

Darimana Perusahaan SEO harus memulai?

Jika Anda perusahaan SEO yang ingin berganti ke strategi konten yang sebenarnya dan menjadi agensi penerbitan konten, Point North bisa menjadi titik awal yang baik. Jika Anda mengikuti dan mempelajari strategi-strategi ini, sejalan dengan logika, Anda akan bisa tidur nyenyak karena mengetahui Anda telah memberikan nilai-nilai yang sebenarnya kepada klien Anda, dan menjadi bagian dari solusi menyeluruh untuk membuat website yang lebih baik.