Mengukur Informasi Tentang Brand Anda di Internet Melalui Google

Saat bertemu calon klien corporate kami dan didalam meeting mereka ingin memastikan seberapa banyak website luar memberikan link kepada website mereka, lalu mereka menampilkan dengan cara melakukan pencarian brand mereka di google. Mereka menunjukkan hasil yang ada seperti digambar berikut adalah jumlah website yang memberikan link ke website mereka.

hasil google

Setelah kami tanya, mereka menjelaskan bahwa informasi tersebut mereka dapatkan dari seo agency lain. Sangat disayangkan jika memang informasi ini diberikan oleh sebuah perusahaan jasa SEO. Seharusnya kita sebagai praktisi SEO (Search Engine Optimization) memberikan informasi yang benar dan sesuai data, sudah sepantasnya kita sebagai praktisi SEO mengedukasi orang-orang yang masih awam mengenai SEO.

Mungkin bukan orang awam SEO saja yang masih ragu dan belum jelas mengenai apa maksud dari hasil pencarian tersebut, bahkan para praktisi SEO pun tidak luput dari kesalahan pengertiannya yang menunjukkan results (sekitar) 70.700 hasil dalam 0,37 detik. Hasil ini menunjukkan bahwa seberapa banyak halaman yang mengandung varian kata kunci (keywords) yang diindeks oleh google dalam 1 permalink (halaman statis) dan periode waktu antara saat server Google menerima permintaan Anda sampai saat respons dikirim dari server Google. Biasanya hasil maksimal yang ditampilkan jika Anda klik setiap halaman hasil pencarian tidak lebih dari 700 results (sampai halaman 70) dan bisa hanya sampai 400 hasil atau bahkan sampai halaman 20 saja.

Jadi bukan berarti berapa banyak Anda mendapatkan link (backlinks) ke website Anda, ataupun seberapa banyak pencarian dalam sebulan untuk kata kunci tersebut. Data ini menunjukkan bahwa seberapa banyak dalam sebuah halaman website (permalink) mengandung kata kunci tersebut, baik itu yang linkable (hyperlink) maupun yang tidak. Kata kunci atau keywords tersebut tidak harus exact karena google memberikan informasi tersebut sesuai halaman website, blog ataupun yang diindeks oleh google (tekstual) yang terdapat unsur kata kunci yang Anda cari, jadi bisa saja terpisah oleh kata-kata lain antara keyword satu dengan keyword kedua. Jika ingin mencari yang exact (tanpa pemisah) maka caranya memakai tanda petik, contoh kata kunci “cara menghilangkan jerawat” (memakai tanda petik) maka google akan memberikan informasi indeks yang mengandung kata kunci tersebut tanpa pemisah (exact). Andaipun ketika Anda cek ternyata kata kunci tersebut tidak exact maka itu berarti landing page tersebut memiliki dinamic content dan sempat diindeks oleh Google.

Beberapa orang lainnya mengklaim bahwa nilai dari hasil pencarian tersebut adalah untuk mengukur tingkat kesulitan optimasi SEO. secara data iya sudah pasti tapi jika berbicara soal algoritma google tentu bisa beda karena ada banyak faktor Google dalam menentukan peringkat suatu halaman website, apalagi hasil yang ditampilkan adalah jumlah varian kata dalam 1 halaman meskipun tanpa link.

Mengukur seberapa banyak informasi tentang brand Anda

Untuk mengukurnya kita coba ambil contoh dari 3 brand besar ecommerce di Indonesia yaitu Lazada, Tokopedia dan Bukalapak di pencarian google dalam mode Bahasa Indonesia.

lazada

Data tersebut menunjukan bahwa terdapat hasil 98.600.000 hasil (0,44 detik), Hasil ini menunjukkan bahwa terdapat sekitar sekian jumlah landing page (statis url/permalink) yang diindeks oleh google yang memiliki kata kunci lazada, dan 0,44 detik saat server Google menerima permintaan Anda sampai saat respons dikirim dari server Google.

tokopedia

Sama seperti halnya lazada, dan tokopedia memiliki hasil lebih banyak dari lazada.

bukalapak

Bukalapak memiliki hasil yang cukup tinggi dan terlihat mencolok dari 2 brand pesaingnya. Hal ini cukup masuk akal mengingat Bukalapak memiliki link back (kata kunci bukalapak) di jaringan emtek (liputan6.com, bintang.com dll) di footer yang juga ikut terbaca di hasil pencarian tersebut.

Hasil ini juga tidak menunjukkan trending sebuah brand tapi lebih ke seberapa banyak halaman yang terdapat kata kunci yang Anda cari,  termasuk artikel ini jika sudah diindeks oleh Google. Untuk mengukur trend biasanya google trend atau google suggestion. Anda bisa ketikkan kata kunci seperti promo lalu spasi maka akan tampil urutan di google suggest.

suggest

Contoh diatas adalah google suggest dengan kata kunci busana muslim di lalu spasi maka akan tampil tingkat kepopuleran suatu brand (memiliki pencarian terbanyak sesuai posisi). Terlihat bahwa untuk busana muslim, kata kunci pencarian untuk brand lazada cukup tinggi setelah itu shopee meskipun untuk trafik dan konversi belum tentu karena banyak juga yang mengunjungi website lain secara langsung dan mencari melalui menu pencarian di websitenya atau dari campaign lain seperti sosmed dan ppc. Tapi paling tidak Lazada sudah cukup menguasai dalam hal branding untuk kategori ini, meskipun sebenarnya google suggest ini bisa “dimanipulasi” dengan trik khusus. Tapi sayangnya tidak banyak pemain ecommerce yang memanfaatkan trik khusus ini untuk meningkatkan google suggest 🙂

Kesimpulan:

  • Hasil instan google yang menampilkan jumlah indeks dan waktu persecond itu bukanlah website yang memberikan link ke website Anda (backlink)
  • Jumlah indeks tersebut tidak selalu menunjukkan tingkat kesulitan dalam optimasi SEO, karena pada kenyataannya Anda mungkin bisa saja lebih mudah meningkatkan ranking suatu keywords dengan hasil indeks instant yang lebih tinggi (biasanya general keyword), karena ada banyak faktor Google dalam merangking suatu halaman website.
  • Hasil Indeks ini menampilkan estimasi jumlah halaman yang memiliki kata kunci yang Anda cari, baik itu di title tag, meta description, content, linkable maupun tidak.
  • Hasil indeks ini tidak menunjukkan tingkat ke populeran Brand Anda namun lebih ke informasi tentang Brand Anda dan juga brand mention yang pada kenyataanya memang dilakukan oleh pemilik brand dalam campaignnya (sponsored post, blogger placement, advertorial, jaringan blog mereka sendiri / PBN, sosial media, optimasi yang dilakukan team link builder).
  • Sinyal Tingkat kepopuleran Brand untuk organic search adalah google trend dan Google suggest.
  • Google suggest bisa di optimasi dan ada caranya.