Mengukur Performa Kampanye SEM (SEO dan Paid Search)

Search Engine Marketing (SEM) campaign memegang peranan penting dalam digital campaign sebuah bisnis atau perusahaan, saling mendukung dan terintegrasi untuk mendapatkan performa terbaik pastinya. Namun masih banyak kalangan team internet marketing spesialisasi antara Search Engine Optimization (SEO) dan paid search yang saling klaim padahal ini tidak perlu karena masing-masing saling mendukung, sudah ada trackingnya untuk measurable / mengukur datanya. Jika mengukur data dari semua channel marketing di analytics termasuk direct secara mentah tentu akan sulit memastikan channel mana yang memberikan conversion tinggi jika tidak analisa secara mendalam. Karena banyak kemungkinan yang terjadi dari setiap kampanye untuk menghasilkan conversion dalam artian awal visit bukan dari channel tertentu tapi saat terjadi conversion / pembelian melalui channel lain, bisa saja user first visit dari organic search tapi tidak beli dan visit lagi melalui social media ads atau efek remarketing dan beli begitu seterusnya.. Semua bisa saling memberi peran penting termasuk para desainer banner, image.

search engine marketing

Sebelum lanjut ke paid search dan SEO, ada baiknya memahami dulu perbedaan target halaman dari setiap kedua campaign ini. Sebenarnya dalam SEO tidak mengenal landing page yang ada adalah Optimized Page, landing page berlaku untuk ppc.

Syarat Optimized Page (SEO):

  • Fokus dengan kata kunci di Judul / Title
  • Penulisan yang baik di meta description
  • Keyword fokus di Headline / Header tag
  • Keyword fokus dalam konten
  • Inbound link ataupun internal link
  • Share option / social signal
  • Related link / post (baik untuk bounce rate)
  • Testing

Syarat landing Page (Ppc):

  • Headline yang kuat untuk menarik pembeli
  • Fokus di topik / barang dagangan
  • Content yang memiliki benefit tinggi untuk user
  • Konten yang tidak terlalu panjang, menarik dan to the point / ke pokok tujuan, kalimat singkat, padat dan berisi. Bold, bullet atau diberi warna cerah untuk poin-poin tertentu.
  • Kejelasan Visual / desain banner dll
  • Internal Link
  • Call to Action atau CTA. CTA adalah kata atau kalimat dalam iklan yang bertujuan mendorong pembaca untuk bertindak, dalam hal ini membeli.
  • Testing

Jadi jika ingin menjadi optimized landing page (gabungan) sehingga bisa jadi target SEO ataupun campaign URL paid search sebaiknya memiliki semua unsur diatas. Sebenarnya bisa saja Anda memisahkan target URL untuk SEO dan paid namun selain butuh effort termasuk setting paid url target di search console dan parameter, juga karena kolaborasi halaman yang sama untuk SEO dan paid lebih baik mengingat mereka bisa saling memberikan kontribusi / benefit satu sama lain.

Measurable / Mengukur Data Analytics

Mengukur data trafik organic jika Anda tidak melakukan campaign paid search memang lebih mudah dan enak, tapi beda cerita jika menjalankan paid search campaign. Data dari analytics dan paid search masih sering tercampur apalagi Anda melacaknya lewat medium source, tips mengukur data performa dari SEO dan paid seach adalah:

  1. Lakukan setting tracking untuk campaign paid search Anda atau menggunakan akun yang sama / integrasi untuk google adwords dan analytics lebih baik.
  2. Google Search console / Webmaster Tools untuk fokus analisa data dari organic trafik atau SEO campaign saja (termasuk google bisnis Anda), untuk measurable trafik lakukan filter di search analytic webmaster tool, centang click, ctr, position dan impression. Anda juga bisa lakukan filter page untuk memastikan target halaman yang memberikan trafik lalu klik lagi queries, disana kamu akan dapat data trafik berdasarkan kata kunci. Meskipun posisi URL Anda berada jauh dari halaman satu misalnya page 10 google SERP dan tidak ada klik visit, namun data statistik impression juga tampil sesuai berapa banyak query kata kunci tersebut diketikkan user di pencarian google. Data ini sangat bagus untuk insight Anda dalam mengedit artikel lama ataupun create baru sehingga optimal untuk kata kunci tersebut termasuk insight untuk keyword target paid search campaign Anda. Search console tool dari google sangat bagus untuk analisa data SEO namun sayangnya masih banyak yang mengabaikan tool ini.
  3. Jangan lupa selalu download data dari search console tools / webmaster tools google agar lebih mudah mengolah datanya.
  4. Ignore brand keyword karena sejatinya banyak kontribusi dari channel lain untuk brand keyword meskipun trafik berasal dari organik. Beda cerita untuk negatif keyword yang bisa di kategorikan Online Reputation Management atau ORM SEO Channel, butuh effort lebih besar bagi SEO team untuk ini tapi tentu harus memiliki beragam unik domain website target agar bisa menutup semua halaman 1 (minimal). Inilah kenapa Private Blog Network masih dibutuhkan dan salah satunya untuk meng-cover negatif keywords brand Anda. Banyak yang menganggap PBN tidak baik untuk SEO campaign, padahal banyak benefit didapat dari sini, bukan cuma untuk wadah backlink moneysite Anda saja. Tapi tentu ada syarat PBN management yang bisa diterapkan agar berfungsi dengan baik dan valuable termasuk juga untuk content marketing, referral traffic dan pastinya aman dari penalty.

Dari sini kamu bisa mulai split data untuk menentukan Return On Investment (ROI) atau laba bersih untuk kampanye SEM Anda karena pada akhirnya ROI adalah target final indikator dari sebuah bisnis.

Semua channel marketing termasuk ATL BTL memiliki kontribusi dan kekuatan yang saling mendukung jadi tidak fair jika saling compare satu sama lain, berjalan secara bersama-sama dan masif lebih bagus namun jika memang terkait masalah budget, sebisa mungkin Anda memilih prioritas untuk alokasi budget serta channel marketing mana yang akan dipakai, pause atau boost sesuai market insight, trend atau keefektifannya sesuai dengan bisnis atau produk.