Google Helpful Content Update 2022

Google Makin Galak! Luncurkan Update ‘Helpful Content’

Sehari setelah hari kemerdekaan Indonesia yang ke-77, atau lebih tepatnya di tanggal 18 Agustus 2022 kemarin, Google secara resmi mengumumkan peluncuran update algoritma barunya yang disebut Google Helpful Content atau konten bermanfaat. 

Sesuai dengan namanya, update kali bertujuan untuk ‘memburu’ konten-konten yang tidak dibuat oleh manusia, seperti hasil spinner, atau konten yang dibuat tidak secara khusus ditargetkan bagi user. Dalam hal ini, konten dengan optimasi berlebih, menggunakan teknik SEO hitam, dan sejenisnya, berpeluang kena ‘gebuk’ Google.

Apa Itu Google Helpful Content?

Google Helpful Content pada dasarnya masih bermuara pada kualitas konten marketing, dimana konten-konten yang dinilai dapat memberi manfaat besar bagi user, dan readable, akan diprioritaskan bertengger di posisi terdepan mesin pencari terpopuler di dunia tersebut.

Tentu ini kabar bagi buat Anda yang selama ini fokus mengedepankan konten-konten informatif dan bermanfaat bagi user, sekaligus menjadi stimulus bagi penyedia konten agar lebih serius, dan fokus menghadirkan konten yang sejalan dengan konsep Google Helpful Content. 

Untuk mengantisipasi update terbaru ini, Search Engine Journal menjelaskan jika Google telah mengeluarkan himbauan kepada seluruh penyedia konten, baik itu tulisan, video dan lainnya, untuk segera menghapus, atau mengedit konten-konten yang dinilai tidak banyak memberi manfaat.

Setelah itu, Anda disarankan untuk fokus membuat konten-konten yang dapat memberi nilai tambah bagi user, tanpa melupakan praktek optimasi SEO yang selama ini dijalankan. Hanya saja, fokus utamanya memberi kenyamanan kepada user, bukan mengejar optimasi search engine.

Lebih lanjut lagi, Google Search Central memberikan bocoran terkait beberapa kriteria konten yang sejalan dengan semangat update Google Helpful Content, diantaranya: 

  • Konten yang berisi informasi eksplisit tentang sebuah informasi atau ilmu khusus.
  • Konten yang dapat memberikan informasi baru kepada user setelah membacanya.
  • User akan mendapat informasi yang dibutuhkan saat langsung mengunjungi website tersebut.

Laman yang sama kemudian menyarankan agar Anda menghindari, segera menghapus atau mengedit beberapa konten dengan kriteria sebagai berikut:

  • Konten yang secara khusus dibuat untuk search engine, bukan menargetkan kenyamanan dan memberi informasi yang utuh kepada user.
  • Konten dibuat dengan topik yang berbeda (bercampur) dalam satu website, dengan tujuan utama untuk mendapat traffic yang tinggi
  • Konten yang dibuat hanya untuk mengikuti tren yang sedang hangat dibicarakan, atau sedang populer, tanpa mempertimbangkan kebutuhan user
  • Konten yang dibuat dengan cara meringkas perkataan atau menyadur konten lainnya tanpa memberi nilai lebih dari informasi yang sudah ada.
  • Konten yang dibuat hanya setengahnya, pembahasan yang menggantung, atau bersifat garis besar sehingga user harus mengunjungi website lain untuk mendapat informasi pelengkap.

Sebagai catatan, update Google Helpful Content ini sepenuhnya dilakukan oleh machine learning model, sehingga seperti dijelaskan di atas, optimasi SEO masih sangat dibutuhkan guna meningkatkan daya saing website yang Anda kelola. Jika Anda memerlukan bantuan, maka SEO Service SmartDigital siap untuk membantu.

Untuk saat ini update baru tersebut baru bekerja pada website berbahasa Inggris. Namun dalam waktu dekat Google dipastikan akan segera memperluas cakupannya ke website bahasa lainnya, termasuk bahasa Indonesia. So, masih banyak waktu bagi pengelola website berbahasa Indonesia untuk memperbaiki konten dalam websitenya agar ketika update Google Helpful Content ini berlaku untuk website berbahasa Indonesia, Anda sudah siap sepenuhnya.