Mengamati Korelasi Vendor Jasa SEO Dengan Aset Website Mereka Sendiri, Sesuaikah?

Agency SEO

Meskipun judulnya terkesan sedikit aneh, tapi bukan berarti hal itu aneh. Justru malah sebaliknya. Website SEO Agency yang tidak SEO friendly banyak sekali bertebaran di internet, seperti jamur yang tumbuh di musim hujan.

Meskipun demikian, faktanya banyak juga digital agency yang berguguran dihempas kerasnya persaingan.

Ketatnya kompetisi untuk memunculkan keyword-keyword yang berhubungan dengan bisnis mereka juga bisa dikatakan luar biasa sulitnya. Butuh perjuangan panjang dan lama serta budget yang tak sedikit.

Beberapa dari domain tersebut bahkan sudah memiliki usia tahunan.

Ya, usia domain memang menjadi salah satu indikator penting dari sisi keyword ranking disamping beberapa indikator lainnya. Hal ini dikarenakan pertumbuhan inbound links (backlinks) yang baik adalah revelan dengan usia domain.

Usia domain yang masih baru namun memiliki backlinks ribuan tentu jadi pertanyaan karena jika dilakukan secara manual akan terasa tidak wajar.

Sebaliknya, usia domain yang sudah berumur tapi tidak memiliki backlink, juga akan sulit untuk bisa berkompetisi.

SEO memang erat kaitannya dengan backlink, meskipun tidak sepenuhnya. Indikator-indikator lain yang tak kalah penting juga ada, misalnya content, permalink/url, pagespeed, sitemap dan puluhan indikator lainnya.

Itu semua tentu membutuhkan effort yang sangat banyak baik dari sisi waktu, tenaga dan anggaran.

Pertanyaan muncul kemudian,

Apakah penyedia jasa SEO memahami hal ini sebelum cukup berani mengatakan bahwa mereka bisa memberikan jaminan dalam mengoptimalkan website klien-kliennya?

Well, apa yang saya dapati sangatlah mengejutkan, sebab fakta yang ditemui dilapangan justru kebalikannya. Banyak seo agency yang justru tak memahami “barang dagangannya” sendiri!

Yes, that’s true!

Apakah Vendor Jasa SEO Memiliki Website Yang SEO Friendly?

Saya coba cek beberapa website, dan saya dapatkan hasil sebagai berikut:

  • Website menggunakan bahasa Inggris, sementara marketnya Indonesia (lokal). Ok, saya cek dengan keyword berbahasa Inggris. Hasilnya tidak ada, bahkan sampai ke halaman 10. Gimana dong kalau tidak paham market bisnisnya sendiri?. Jika sekedar ingin terlihat keren dan professional, cara paling mudah ya dibuat bilingual saja. Iya kan?.
  • Saya cek menggunakan keyword bahasa Indonesia. Dan seperti yang sudah saya duga, saya tidak mendapatinya di hasil pencarian lokal. Alasannya karena pencarian yang saya lakukan menggunakan bahasa Indonesia, sementara website dan kontennya saja berbahasa Inggris. Ini gak inline, apakah memang di set seperti itu? Entahlah saya merasa gagal paham.
  • Beberapa website saya temui hanya memiliki sedikit sekali konten pada halaman-halamannya. Ok, ini fixed sulit untuk bisa bersaing karena jauh dari search intent dan rasio text yang ada pada halaman di web tersebut.
  • Beberapa lagi memiliki pagespeed yang cukup payah. Bahkan ada yang harus menunggu hingga beberapa detik hingga benar-benar terbuka secara sempurna. Efeknya pasti terjadi bounce rate yang tinggi. Apakah ini disadari oleh sang pemilik?. Entahlah.
  • Website sangat atraktif dan banyak terdapat embed flash, video hingga gambar-gambar bagus yang membuat berat website saat loading. Bahkan sempat saya tinggal membuat kopi, pas saya kembali lagi masih saja loading.
  • Website hanya single page, seperti website jualan herbal.
  • Website tidak pernah di update begitu lama. Bahkan ada yang lebih dari 1 tahun lalu di update (terutama blog section).
  • Dan beberapa website lain dengan kondisi yang bermacam-macam.
  • Pertanyaannya, jika websitenya sendiri tidak optimal bahkan tidak sesuai dengan kaidah SEO, apakah Anda tetap ingin lanjutkan?. Yuk, lanjutkan membaca artikel hingga selesai!.

Memanfaatkan Iklan

Persaingan bisnis yang ketat dan berdarah-darah akhirnya membuat banyak digital marketing agency yang menggunakan fasilitas iklan dari Google adwords untuk keyword pencarian yang berhubungan dengan SEO.

Hal ini tentu bisa dimaklumi, karena hanya lewat kanal itulah konversi dapat dilakukan. Sebab, website mereka sendiri pun belum optimal!. What??!.

Jika diistilahkan, menjual SEO tanpa menggunakan metode SEO adalah langkah yang brilian sekaligus kontradiktif. Brilian karena bisa “menjual SEO” berbasis budget tanpa harus banyak berjuang.

Kontradiktif karena sejatinya apa yang mereka jual adalah layanan jasa optimasi website untuk menaikkan peringkat keyword di SERP (Search Engine Result Page), bukan dengan cara praktis berbasis alokasi anggaran.

Saya tidak bilang itu salah, sebagai praktisi SEO di SmartDigital, menurut saya hal tersebut terasa kurang benar dan agak janggal.

Bagaimana mungkin menargetkan keyword SEO agency dengan menggunakan iklan berbayar?

Sebab jika bicara prinsip, SEO adalah suatu metode yang digunakan agar keyword yang ditargetkan bisa berada di halaman pertama hasil mesin pencari.

Hal ini tentu sangat kontradiktif jika menggunakan iklan yang notabene berbayar untuk bisa memuncaki hasil pencarian di Google.

Jika budget yang dikeluarkan besar dan berani untuk bidding dalam jumlah banyak, tentu keyword high competition seperti SEO service, SEO agency atau jasa SEO pasti bisa digarap.

Menggunakan iklan juga tidak salah, sebab seperti yang saya katakan sebelumnya bahwa jika metode itu bisa dilakukan untuk mendapatkan konversi, itu adalah brilian!

Selebihnya tinggal bagaimana keputusan Anda sebagai calon klien

Apakah cukup jeli untuk mengamati bagaimana keadaan website calon vendor atau tidak, kemudian apakah ia datang dari iklan ataukah dari hasil pencarian organic (SERP) di Google?

Jika datangnya dari iklan, hampir bisa dipastikan si klien tidak memahami fungsi SEO yang sebenarnya.

SEO juga tidak gratis, artinya memang ada budget yang mesti dialokasikan. Besarannya pun mungkin setara dengan ads, namun bedanya jika proses SEO pada suatu website sudah optimal.

Maka website dapat menjadi aset utama yang dapat menghasilkan traffic secara terus-menerus (automation). Hal berbeda dengan Ads yang harus selalu siap budget untuk datangkan traffic.

SEO agency yang memberikan layanan jasa SEO seyogyanya memiliki website yang bukan hanya baik.

Akan tetapi juga fast loading, struktur halaman yang bagus dan SEO friendly sehingga mudah untuk ditemukan oleh audience di mesin pencari.

Jauh lebih besar lagi dari itu, agency juga harus memahami beberapa hal dibawah ini untuk diimplementasikan ke dirinya sendiri sebelum dilakukan kepada klien-kliennya, diantaranya sebagai berikut:

  • Memahami marketnya (rata-rata pencari berasal darimana, lokal atau luar?)
  • Berapa banyak visitor yang datang ke websitenya dan berasal dari keyword apa saja?
  • Seberapa besar kemungkinan yang dimiliki untuk bisa bersaing menggunakan keyword-keyword yang ditargetkan?
  • Dan pertanyaan-pertanyaan serupa lainnya.

Kemudian apa yang harus dilakukan calon klien jika hendak mencari perusahaan digital agency yang menyediakan layanan jasa SEO yang bagus?

Menurut saya, beberapa diantaranya sebagai berikut:

1. Q: Darimana Anda tau website si vendor SEO tersebut?. Apakah referensi kolega, dari situs referral, dari iklan atau dari mesin pencari?

A: Yang paling obyektif adalah jika Anda datang dari hasil pencarian organic di  mesin pencari

2 Q: Dengan keyword apa Anda mendapati website tersebut di Google?

A: Coba recheck kembali keyword yang digunakan untuk menemukan website calon vendor Anda, apakah dari hasil pencarian dengan keyword seo agency, seo service, agency seo Jakarta, seo service Jakarta, jasa seo Jakarta atau kombinasi keyword lainnya.

Sekarang lihat, adakah website calon vendor Anda muncul di hasil pencarian disana?. Jika tidak, maka bisa dipastikan belum optimal sehingga Anda datang ke website calon vendor melalui iklan.

3. Q: Kemudian cek apakah website calon vendor lemot sehingga atau bahkan error?

A: Jika Anda sampai mendapati ini, maka bisa dipastikan website kurang terpantau dengan baik oleh owner dan kurang optimal dari sisi performance.

4. Q: Berapa banyak portfolio yang dimiliki, dan bagaimana kondisi website klien-klien yang pernah di optimasi?. Apakah masih muncul di hasil pencarian atau tidak?.

A: Cara paling mudah untuk mengeceknya adalah dengan memasukkan namanya domain di Google kemudian klik cari. Adakah website tersebut muncul disana?.

Sebagai calon pengguna,

Anda harus lebih jeli lagi dalam memilih SEO agency. Pastikan agency tersebut memang benar-benar kredibel dan dapat dipercaya.

Ingat, vendor yang tidak kompeten bukan hanya akan merugikan dari sisi finansial, akan tetapi juga bisa membahayakan website Anda dengan teknik yang dimiliki.

Jangan tergiur dengan kata “murah”, karena SEO menggunakan budget. Saya ingin katakan bahwa teknik spam-lah yang bisa dilakukan dengan budget yang minim.

Teknik yang sangat berbahaya untuk kelangsungan bisnis Anda. Jangan mengkomparasi SEO agency dari sisi harga, akan tetapi dari sisi deliverables karena harga pasti akan inline dengan deliverables yang diberikan.

Sebab jika harga yang menjadi patokan Anda mencari jasa SEO, maka Anda bisa mendapatkannya dengan harga yang sangat minim dan murah dengan resiko yang tinggi.

Apakah Anda siap dengan segala konsekuensinya?.

Itu sepenuhnya kembali lagi ke Anda sebagai calon pengguna.

Tri Haryadi adalah Konsultan SEO berpengalaman, Digital marketing & SEO adalah passion nya.