Ecommerce SEO Strategy

Strategy SEO untuk Website Ecommerce


Ecommerce SEO Strategy

Bicara tentang ecommerce berarti sebuah website yang menyediakan layanan transaksi langsung di website mereka (purchase).

Dan biasanya ecommerce memiliki fitur akses login bagi penggunanya untuk melihat transaksi yang telah mereka lakukan.

Website ecommerce rata-rata adalah situs yang memiliki banyak halaman didalamnya, apalagi jika ecommerce besar, termasuk juga website seperti marketplace.

Strategy & Implementasi


Apakah strategi seo yang dilakukan pada ecommerce beda dengan website kebanyakan? Secara umum adalah sama namun khusus untuk ecommerce, dibutuhkan strategi dan implementasi yang lebih mendalam, mengingat mereka memiliki jumlah landing page yang massive.

Strategi yang harus disusun dan paling penting adalah kesehatan situs, sebelum membahas strategy (termasuk strategy untuk apapun), sebaiknya di listing dulu masalah atau blocking sehingga bisa dengan mudah membuat sebuah strategy.

Blocking yang ada di ecommerce & marketplace diantaranya:

  1. Server & infrastruktur
  2. Sitemap.xml & robots.txt (crawlability)
  3. Duplikat title tag, meta description & headings tag
  4. Duplikat konten
  5. Dinamis URL parameter (pagination, filtering dll)
  6. Struktur website (kategorisasi, arsip dll)
  7. Image Alt text
  8. Mobile SEO
  9. Redirect dan error pages (404 not found)

Setelah terkumpul, baru di buatkan problem solving nya dan diikuti strateginya. Yang perlu kita ingat bahwa website tipe ini adalah memiliki massive url dan sebisa mungkin dicoba cari solusi yang bersifat auto, sisanya baru bisa manual (seperti penambahan konten text dll).

Oke coba kita bahas satu persatu.

Server & Infrastruktur

Sebuah website ecommerce tentunya harus di support oleh hosting dengan spesifikasi yang handal, idealnya adalah dedicated server.

Memiliki SSL dan sistem security yang kuat dan dapat diandalkan (mengingat ini adalah website transaksi), intinya adalah perfect.

Sitemap.xml & robots.txt

Kedua file ini adalah sinyal utama bagi robots mesin pencari termasuk Google. Yang perlu dipertimbangkan adalah batas maksimal file sitemap.xml adalah 50.000 url dan biasanya ecommerce jauh lebih dari itu.

Jadi perlu persiapan membuat kategorisasi sitemap itu sendiri, mana sitemap general, page, kategori, produk, user dan sebagainya. Begitu juga robots.txt file, bisa di setting mana yang mau do block dari perayapan (tapi untuk file rahasia sebaiknya jangan di setting disini).

Kembali lagi ke sitemap, biasanya para owner kebingungan dan dilema jika semua url harus ada di sitemap dan auto updated jika ada new url live. Dilema ini berhubungan dengan isu duplikat title & meta, takut server berat dan sebagainya.

Apalagi jika webnya adalah marketplace base on user generate content, karena setiap spek produk sudah pasti sangat similar detail spec nya dan user males isi unik konten.

Saran Kami adalah, sebaiknya sitemap tetap eksis untuk semua permalink url (kecuali dinamis url). Hal ini agar mudah pengindeksan, crawl rate tinggi.

Sehingga sangat membantu untuk bisa mendapatkan ranking bagus di google. Mensiasati isu duplikat title, meta, konten kita lanjutkan di pembahasan poin dibawah ini.

Duplikat title tag, meta description & headings tag

Potensi tenjadinya duplikat title, meta, heading untuk ecommerce & marketplace sangat tinggi. Seperti yang kita ulas diatas bahwa sitemap sebaiknya tetap eksis untuk setiap permalink url, solusi untuk mengatasi isu duplikat adalah:

Buat sistem truncated title, meta description, headings tag. Apa itu truncated? Truncated adalah membuat output konten (dalam hal ini termasuk juga title & meta) menjadi otomatis tapi ada penambahan karakter unik yang ditarik datanya berdasarkan user ID, produk ID, jam, tanggal upload.

Misalnya seperti title tag: Jual (nama produk) murah (merk) dari (user ID) | Dipost pada (time). Tanda dalam kurung () adalah konten penambahan konten unik berdasarkan ID nya.

Sama halnya dengan meta description dan headings tag (h1, h2) bisa dibuatkan seperti diatas. Meta description bisa diambil dari first paragraf plus unik ID, heading dari nama produk & User. Namun jangan lupa harus ada pembatasan jumlah karakternya.

Duplikat konten

Dalam website ecommerce & market place terdapat url own dan milik user, oleh karena itu sebisa mungkin jangan terlalu mengandalkan url dari user, pihak ecommerce harus membuat url yang di own oleh mereka sehingga mudah untuk setting teknis nya, untuk url milik user bisa dibuatkan sistem truncated tadi.

Konten yang di own oleh pihak internal ecommerce/ marketplace bisa dibuatkan seo text (deskripsi teks) dan biadanya dipasang di bagian bawah (footer).

Hal ini bukan buat gaya-gayaan saja atau biar seo bagus (ratio text percentage) tapi lebih dari itu yaitu meminimasir/ netralisir konten produk yang ada dalam landing page. Kita tahu bahwa semua judul produk dan deskripsi singkatnya sangat mungkin sama persis. Apalagi sudah merambah brand seperti jual sepatu adidas.

SEO teks inilah bisa membantu netralisis potensi terdetek keywords stuffing (spam), selain itu Anda juga bermain untuk internal linking sehingga cepat meningkatkan authority domain.

Lalu bagaimana dengan konten yang dari pihak user? Yup besar kemungkinan terjadi duplikat. Jangankan dengan user lain, milik satu user saja bisa duplikat karena banyak yang bulk upload, upload diulang-ulang juga.

Cara efektif mengatasinya yaitu, dengan menyediakan review dari user, comment untuk bertanya tersedia atau tidak produk tersebut. Semua hal unik bisa dibuatkan untuk landing page user.

Dinamis URL parameter (pagination, filtering dll)

Meskipun dari bot Google sudah faham dengan tipe url ini namun dengan setting bagian tersebut otomatis Anda sudah menerapkan crawl budget agar bot mesin pencari makin menyukai website Anda. Selain itu juga setting canonical tag header harus tetap ke url pemalink statis nya.

Struktur website (kategorisasi, arsip dll)

Bagian pengkategorian sangat penting, selain bisa memudahkan Anda dalam menentukan truncated title & meta. Cara ini juga bisa membantu agar website tidak banyak terjadi keywords cannibalism page atau bentrok antar halaman sendiri yang ujungnya akan sulit bersaing dengan website kompetitor.

Alt text image

Alt text image meskipun seperti tidak begitu penting, tapi sinyal error (kurang optimal) di browser chrome console adalah sinyal penting bagi sebuah website di eramobile first indexing, apalagi jika Anda ingin pencarian image di google optimal.

Mobile SEO

Website tipe mobile version ada 3 yaitu:

  • Responsive web design = Url dan HTML (konten) sama
  • Dynamic serving = URL sama tapi html (konten) beda jika dibuka dari beda device
  • Separate Url = Url beda dan html (konten) beda

Dari 3 kriteria tersebut, Google sangat menyukan web dengan tipe responsive web design, apalagi era mobile first indexing. Tapi jika sudah terlanjur memakai tipe mobile site lain (selain responsive), anda bisa membenahinya dengan cara:

Jika dynamic serving maka http header nya harus ada Vary HTTP Header, jika tidak maka akan terdeteksi spam (cloaking web)

Jika separate url (web dengan 2 versi desktop & mobile, www dan m dot www) maka harus dipasang rel canonical dan alternate di masing-masing url sehingga terhindar dari resiko duplikat konten.

Redirect dan error pages (404 not found)

Ada kalanya Anda memang mengharuskan redirect 301 (permanent) halaman tertentu atau jika ada peubahan struktur website. Menggunakana redirect 301 suatu keharusan jika memang terjadi revamp website, merubah struktur dan url.

Bagian file not found (404 error) page ini harus dioptimalkan juga, 404 tidak perlu di redirect ke homepage atau halaman lain. Tampilkan related produk jika memang produk page sudah dihapus user.

Intinya bagaimana agar pengunjung web terbantu dengan mudah jika memang tidak menemukan produk/ halaman yang ingin dikunjungi. Hindari internal linking kepada url yang memiliki potensi besar jadi not found url.

Untuk kasus file not found dari malware atau ddos atau ada inject script oleh para cracker, memang sebaiknya di redirect saja ke homepage atau halaman induk kategori. namun lebih bagus lagi disetting ke halaman gone (410 status respons server).